LINGKARFAKTA.COM- Sidoarjo, Ketua PAC IPNU Tulangan rekan M. Andre prakoso membuka awalan diskusi dg menyampaikan pandangan bahwa diskusi ini dibuat untuk mengasah pemikiran, jadi tidak ada yg salah atau benar karena kesalahan dan kebenaran tidak ada yg mutlak, semuanya masih abstrak. Ujarnya
Diskusi dilanjut dengan moderator rekan nuzul dan notulen rekanita halizah.
Kajian kekinian dari PAC IPNU IPPNU Tulangan dengan mengangkat tema FEMINISME
HARUSKAH 80JT ? Acara Tersebut Berjalan dengan lancar Pada hari Minggu 20 Januari 2019 di Tulangan Sidoarjo
kegiatan ini merupakan ajang tukar pemikiran dan penyampaian pandangan tentang FEMINISME dari beberapa sudut pandang.feminisme adalah sebuah ideologi dan sebuah gerakan sosial untuk mencapai kesetaraan hak untuk perempuan dalam berbagai hal. Persamaan hak dalam hal politik, ekonomi, personal, dan sosial dapat diartikan dalam ideologi yang luas. ( wikipedia, 2019 )
Melalui hasil kajian diperoleh suatu Pandangan bahwa feminisme gerakan yg bagus agar kesetaraan itu di maknai gerakan yg baik. Feminisme dinilai akan mampu membuat perempuan mampu mengembangkan potensinya. Banyak pandangan juga yg kurang setuju karena akan membuat seorang perempuan tidk sesuai kodratnya yaitu sebagai madrasah pertama bagi anak - anaknya. Dikhawatirkan jika perempuan fokus karir maka urusan rumah dan pendidikan anak yg paling awal akan hilang.
Gerakan feminisme juga mendapat pandangan bahwa saat perempuan belum menikah maka perempuan harus juga mengasah semua potensinya baik dari sisi pendidikan, pemahaman ilmu sosial, maupun ilmu agama. Krn saat ini era globalisasi yg harus mengarahkan semua bekerja keras dan kebanyakan pekerjaan wanita sudah mampu megerjakan, tetapi saat sudah menikah maka peserta diskusi menganggap bahwa lebih baik izin dulu terhadap suaminya untuk diperbolehkan bekerja atau tidak.
Peserta diskusi juga menyampaikan pandangan bahwa feminisme dalam bidang ekonomi setuju dilakukan dg catatan sang istri hanya membantu dalam pencaria nafkah. Tidak tugas utama. Krn bagaimanapun sang suamilah yg berkewajiban itu.
Sekarang juga banyak perempuan yg berkecimpung dalam dunia politik, ini menunjukkan bahwa peran perempuan sudah bisa diterima sebagai pemimpin juga.
Feminisme bagaimanapun sudah masuk dalam kehidupan masyarakat milenial ini, yg harus dipahami adalah jangan sampai feminisme ini salah kaprah, salah diartikan krn jika salah pengartian maka seperti yg sekrang viral yaitu banyak perempuan yg hanya ingin dilihat punya uang bnyak, bisa sama seperti teman sosialitasnya akhirnya menghalalkan semua cara dalam mendapatkan Itu semua. Nauudzubillah.
Dalam kajian ini juga menitikberatkan bahwa ayat al quran yg berbunyi arrijalu qowwamuna alannisa' yg artinya laki - laki adalah pemimpin bagi perempuan, artinya pemimpin yaitu harus mampu bertindak sesuai hak dan kewajibanya sehingga tidak menindas kaum perempuan.
Salah arti feminisme biasanya akan mengarah pada kehidupan perempuan yg materialistik, hedonisme oleh karena Itu haruslah ada kontrol dalam diri agar tidak menyalah artikan hal itu.
Peserta kajian sepakat jika feminisme itu bagus agar membuka cakrawala dunia, pemikira bahwa memperbaiki diri baik bidang pendidkan,agama,sosial budaya dan politik perlu dikembangkan untuk kekuatan pribadi seseorang apalagi bagi kaum terpelajar yg harus haus akan ilmu pengetahuan.
Feminisme jngan disalah artikan sebagai gerakan yg menjadikan perempuan semena mena dan tidak sesuai kodratnya. Semoga pemahaman feminisme ini akan selalu mengantarkan setiap insan laki atau perempuan untuk saling bersinergi dan melengkapi dalam kehidupan berbangsa, bernegara maupun beragama ( ujar kesimpulan diskusi)
Selamat belajar, berjuang & bertaqwa
Diskusi dilanjut dengan moderator rekan nuzul dan notulen rekanita halizah.
Kajian kekinian dari PAC IPNU IPPNU Tulangan dengan mengangkat tema FEMINISME
HARUSKAH 80JT ? Acara Tersebut Berjalan dengan lancar Pada hari Minggu 20 Januari 2019 di Tulangan Sidoarjo
kegiatan ini merupakan ajang tukar pemikiran dan penyampaian pandangan tentang FEMINISME dari beberapa sudut pandang.feminisme adalah sebuah ideologi dan sebuah gerakan sosial untuk mencapai kesetaraan hak untuk perempuan dalam berbagai hal. Persamaan hak dalam hal politik, ekonomi, personal, dan sosial dapat diartikan dalam ideologi yang luas. ( wikipedia, 2019 )
Melalui hasil kajian diperoleh suatu Pandangan bahwa feminisme gerakan yg bagus agar kesetaraan itu di maknai gerakan yg baik. Feminisme dinilai akan mampu membuat perempuan mampu mengembangkan potensinya. Banyak pandangan juga yg kurang setuju karena akan membuat seorang perempuan tidk sesuai kodratnya yaitu sebagai madrasah pertama bagi anak - anaknya. Dikhawatirkan jika perempuan fokus karir maka urusan rumah dan pendidikan anak yg paling awal akan hilang.
Gerakan feminisme juga mendapat pandangan bahwa saat perempuan belum menikah maka perempuan harus juga mengasah semua potensinya baik dari sisi pendidikan, pemahaman ilmu sosial, maupun ilmu agama. Krn saat ini era globalisasi yg harus mengarahkan semua bekerja keras dan kebanyakan pekerjaan wanita sudah mampu megerjakan, tetapi saat sudah menikah maka peserta diskusi menganggap bahwa lebih baik izin dulu terhadap suaminya untuk diperbolehkan bekerja atau tidak.
Peserta diskusi juga menyampaikan pandangan bahwa feminisme dalam bidang ekonomi setuju dilakukan dg catatan sang istri hanya membantu dalam pencaria nafkah. Tidak tugas utama. Krn bagaimanapun sang suamilah yg berkewajiban itu.
Sekarang juga banyak perempuan yg berkecimpung dalam dunia politik, ini menunjukkan bahwa peran perempuan sudah bisa diterima sebagai pemimpin juga.
Feminisme bagaimanapun sudah masuk dalam kehidupan masyarakat milenial ini, yg harus dipahami adalah jangan sampai feminisme ini salah kaprah, salah diartikan krn jika salah pengartian maka seperti yg sekrang viral yaitu banyak perempuan yg hanya ingin dilihat punya uang bnyak, bisa sama seperti teman sosialitasnya akhirnya menghalalkan semua cara dalam mendapatkan Itu semua. Nauudzubillah.
Dalam kajian ini juga menitikberatkan bahwa ayat al quran yg berbunyi arrijalu qowwamuna alannisa' yg artinya laki - laki adalah pemimpin bagi perempuan, artinya pemimpin yaitu harus mampu bertindak sesuai hak dan kewajibanya sehingga tidak menindas kaum perempuan.
Salah arti feminisme biasanya akan mengarah pada kehidupan perempuan yg materialistik, hedonisme oleh karena Itu haruslah ada kontrol dalam diri agar tidak menyalah artikan hal itu.
Peserta kajian sepakat jika feminisme itu bagus agar membuka cakrawala dunia, pemikira bahwa memperbaiki diri baik bidang pendidkan,agama,sosial budaya dan politik perlu dikembangkan untuk kekuatan pribadi seseorang apalagi bagi kaum terpelajar yg harus haus akan ilmu pengetahuan.
Feminisme jngan disalah artikan sebagai gerakan yg menjadikan perempuan semena mena dan tidak sesuai kodratnya. Semoga pemahaman feminisme ini akan selalu mengantarkan setiap insan laki atau perempuan untuk saling bersinergi dan melengkapi dalam kehidupan berbangsa, bernegara maupun beragama ( ujar kesimpulan diskusi)
Selamat belajar, berjuang & bertaqwa
